Bhinneka Tunggal Ika: Pluralisme dan Toleransi
6 menit baca10 soal quiz
Bhinneka Tunggal Ika: Pluralisme dan Toleransi
Asal-usul Semboyan
Bhinneka Tunggal Ika berasal dari bahasa Jawa Kuno (Kawi) yang artinya "Berbeda-beda tetapi tetap satu."
- Sumber: Kitab Sutasoma karangan Mpu Tantular (abad ke-14, era Majapahit)
- Konteks asli: Tentang toleransi antara penganut Hindu (Siwa) dan Buddha
- Ditetapkan sebagai semboyan negara dan tertulis di lambang Garuda Pancasila (pita yang dicengkeram kaki garuda)
- Dasar hukum: Pasal 36A UUD 1945
Keberagaman Indonesia
Indonesia adalah negara dengan keberagaman luar biasa:
| Aspek | Jumlah |
|---|---|
| Suku bangsa | 1.340+ suku |
| Bahasa daerah | 718 bahasa |
| Pulau | 17.504 pulau |
| Agama yang diakui | 6 agama + kepercayaan |
| Provinsi | 38 provinsi |
6 Agama yang Diakui
- Islam (87%)
- Protestan (7%)
- Katolik (2.9%)
- Hindu (1.7%)
- Buddha (0.7%)
- Konghucu (0.05%)
Ditambah aliran kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Prinsip Bhinneka Tunggal Ika
1. Toleransi
- Menghormati perbedaan agama, suku, budaya
- Tidak memaksakan keyakinan kepada orang lain
- Memberi ruang bagi setiap kelompok untuk berekspresi
2. Non-Diskriminasi
- Tidak membedakan perlakuan berdasarkan SARA
- Persamaan hak dan kewajiban semua warga negara
- Tidak ada warga kelas satu atau kelas dua
3. Kebersamaan dalam Perbedaan
- Perbedaan adalah kekayaan, bukan ancaman
- Gotong royong lintas suku dan agama
- Musyawarah untuk menyelesaikan konflik
4. Nasionalisme Inklusif
- Cinta tanah air yang merangkul semua kelompok
- Bukan nasionalisme sempit (chauvinisme)
- Patriotisme yang menghargai keberagaman
Tantangan terhadap Bhinneka Tunggal Ika
- Radikalisme — kelompok yang ingin memaksakan satu paham
- Separatisme — gerakan memisahkan diri dari NKRI
- Primordialisme — mengutamakan kelompok sendiri
- Intoleransi — tidak menghormati perbedaan
- Hoax/disinformasi — memecah belah dengan berita palsu
Penerapan dalam Kehidupan
- Merayakan hari besar semua agama (toleransi)
- Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan
- Perkawinan lintas suku (asimilasi positif)
- Transmigasi (pemerataan penduduk)
- Pendidikan multikultural
Poin CPNS
- Kitab Sutasoma, Mpu Tantular, era Majapahit
- Artinya: "Berbeda-beda tetapi tetap satu"
- Tertulis di pita kaki Garuda Pancasila
- Pasal 36A UUD 1945 tentang lambang negara
- Indonesia: 1.340+ suku, 718 bahasa, 6 agama resmi